BANJAR, REPORTASE9.ID – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) melakukan normalisasi sungai di sejumlah titik sebagai upaya memperlancar aliran air sekaligus mengantisipasi potensi genangan saat musim penghujan.
Kepala Bidang SDA Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Jimmy mengatakan, pekerjaan normalisasi dilakukan secara paralel di beberapa lokasi. Salah satunya mulai dari kawasan Handil Jepang hingga Tangkas, kemudian dilanjutkan pada titik lainnya dengan panjang penanganan sekitar 500 meter.
“Secara paralel kami sudah bekerja untuk melakukan normalisasi, dari Handil Jepang sampai ke Tangkas. Kemudian ini juga kami tembuskan lagi kurang lebih 500 meter di sungai breman,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (02/09/2026).
Selain lokasi tersebut, normalisasi juga dilakukan di beberapa titik lain yang dinilai perlu mendapat penanganan. Langkah ini dilakukan agar aliran air dapat berjalan lebih lancar, terutama dalam menghadapi peningkatan debit air saat musim penghujan.
Ia juga menjelaskan, lama pekerjaan normalisasi bergantung pada kondisi lapangan serta kelancaran proses pengerahan alat berat. Untuk pekerjaan yang saat ini berlangsung, pihaknya memperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu ke depan.
“Kalau alatnya bisa dilakukan, mobilisasi dan demobilisasinya mudah, itu mungkin bisa cepat. Seperti yang sekarang ini, kurang lebih satu minggu ke depan kita bisa selesai,” jelasnya.
Ia berharap, normalisasi sungai tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap sistem aliran air di kawasan yang ditangani, khususnya dalam mengurangi genangan yang berpotensi terjadi ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
“Harapan kami mudah-mudahan ke depannya bisa mengurangi genangan yang ada, sehingga aliran air bisa lebih lancar,” harapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga sungai yang telah dinormalisasi dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, pemeliharaan bersama diperlukan agar fungsi sungai tetap berjalan dengan baik dan hasil normalisasi dapat bertahan dalam jangka panjang.
“Mudah-mudahan masyarakat juga memelihara, artinya jangan membuang sampah sembarangan dan sebagainya, supaya tetap terpelihara,” pungkasnya.

















Comments