Kabupaten Banjar

Pilkades Serentak di Banjar Berlangsung Aman, PMD Targetkan Partisipasi Pemilih 80 Persen

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Banjar berlangsung kondusif. Hingga proses pemungutan suara berjalan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar menyebut belum menerima laporan adanya kendala berarti di lapangan.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Banjar, M. Hafizh Anshari mengatakan, seluruh tahapan Pilkades telah dipersiapkan melalui koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forkopimcam, serta pihak terkait lainnya.

“Koordinasi yang kita lakukan dengan seluruh unsur Forkopimda dan Forkopimcam sudah berjalan dengan baik, sehingga pelaksanaan Pilkades diharapkan dapat berlangsung sesuai harapan,” ujarnya usai melakukan peninjauan pelaksanaan Pilkades bersama Bupati Banjar, Selasa (22/7/2026).

Ia mengungkapkan, hingga siang hari belum terdapat laporan mengenai gangguan dalam proses pemungutan suara. Informasi yang diterima lebih banyak berkaitan dengan kehadiran masyarakat di tempat pemungutan suara (TPS).

Ia menilai, tingkat partisipasi pemilih di sejumlah desa cukup menggembirakan. Berdasarkan hasil pemantauan di beberapa TPS, antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi meski proses pemungutan suara masih berlangsung.

“Di beberapa desa yang kami kunjungi, partisipasi masyarakat cukup tinggi. Ada yang pada pukul 09.00 Wita jumlah pemilih yang datang sudah mendekati 40 hingga 50 persen dari total daftar pemilih,” paparnya.

Meski demikian, ia mengakui, tingkat partisipasi di setiap desa berbeda-beda karena dipengaruhi kondisi dan antusiasme masyarakat dalam menentukan pemimpin desanya.

Pemerintah Kabupaten Banjar pun menargetkan tingkat partisipasi pemilih pada Pilkades tahun ini dapat menyamai pelaksanaan sebelumnya yang mencapai sekitar 80 persen.

“Kita berharap partisipasi masyarakat tahun ini juga tinggi, minimal bisa menyamai Pilkades sebelumnya yang hampir mencapai 80 persen,” harapnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan, para calon kepala desa yang nantinya terpilih agar merealisasikan visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat selama masa kampanye.

“Setelah terpilih nanti, kami berharap kepala desa dapat menjalankan visi misinya dengan baik dan mampu membawa kemajuan bagi desa maupun Kabupaten Banjar,” pesannya.

Terkait adanya dua desa dengan calon tunggal, yakni Desa Paramasan Bawah dan Desa Lok Tunggul, ia menegaskan, kondisi tersebut bukan disebabkan minimnya minat masyarakat untuk mencalonkan diri. Menurutnya, sejak pendaftaran dibuka hingga dua kali masa perpanjangan, hanya terdapat satu bakal calon yang memenuhi proses pencalonan di masing-masing desa.

“Calon tunggal itu sudah sesuai mekanisme yang diatur. Sejak pendaftaran dibuka sampai dua kali perpanjangan tetap hanya ada satu calon di kedua desa tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil penghitungan suara diperkirakan dapat diketahui pada hari yang sama. Namun, penetapan kepala desa terpilih tetap menunggu selesainya masa sanggah selama tiga hari. Apabila tidak terdapat keberatan, tahapan selanjutnya adalah rapat pleno penetapan kepala desa terpilih.

“Kalau tidak ada keberatan selama masa sanggah tiga hari, baru dilakukan pleno penetapan pembakal terpilih,” pungkasnya.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like