BANJARBARU, REPORTASE9.ID – Pemulihan pasokan air bersih bagi pelanggan PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) memasuki tahap pengujian setelah perbaikan dan penyambungan pipa transmisi air baku di kawasan Mandi Kapau rampung.
Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula kini melakukan uji aliran selama 24 jam untuk memastikan sambungan pipa utama berdiameter 1.200 milimeter tersebut mampu menahan tekanan air dan beroperasi tanpa kebocoran sebelum distribusi air baku kembali dibuka secara penuh.
Kepala BPAM Banjarbakula, Siddiq Wahyu Pamungkas, mengatakan pekerjaan penyambungan fisik pipa telah selesai. Tahapan selanjutnya difokuskan pada pengujian dan pemantauan kondisi jaringan guna memastikan keamanan operasional.
“Alhamdulillah, penyambungan sudah selesai. Saat ini sedang running uji coba jalan,” ujarnya, Selasa (13/10/2026).
Menurut Siddiq, hasil pemeriksaan pada dua jam pertama pengujian menunjukkan kondisi sambungan masih aman. Belum ditemukan indikasi kebocoran maupun rembesan pada titik penyambungan yang baru diperbaiki.
Meski hasil awal menunjukkan perkembangan positif, BPAM Banjarbakula belum menghentikan pengawasan. Pemantauan tetap dilakukan selama 1 x 24 jam untuk memastikan sambungan mampu bertahan terhadap tekanan air yang besar.
“Dilihat dua jam tadi aman, tidak ada rembesan. Nanti tetap kita lihat dan pantau selama 1 x 24 jam karena ini pipa baru disambung yang nantinya menahan tekanan besar,” jelasnya.
Untuk meminimalkan risiko kerusakan, pengaliran air dilakukan secara bertahap dengan meningkatkan debit dan tekanan secara terukur. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pipa dapat berfungsi normal sebelum dioperasikan secara penuh.
“Tapi saat ini air di dalam pipa sudah mulai berjalan dengan tekanan bertahap,” tambah Siddiq.
Sementara itu, Kasubbag Hukum dan Humas PTAM Intan Banjar, Mahyuni, menyampaikan bahwa pengujian tersebut merupakan bagian dari rangkaian penanganan kebocoran pipa transmisi yang sebelumnya mengganggu pasokan air baku.
Ia berharap proses pengujian berjalan lancar sehingga tidak muncul kendala baru yang berpotensi memperlambat pemulihan distribusi air bersih kepada pelanggan.
“Mudahan tidak ada kendala lagi,” ujarnya.
Selama proses perbaikan berlangsung, PTAM Intan Banjar bersama BPAM Banjarbakula telah mengupayakan langkah alternatif untuk membantu menjaga ketersediaan pasokan air bersih. Salah satunya melalui pemanfaatan air baku dari jaringan Irigasi Riam Kanan.
Upaya tersebut dilakukan sebagai solusi sementara sembari menunggu perbaikan pipa transmisi dan pengujian teknis diselesaikan.
Adapun pemulihan distribusi air bersih kepada pelanggan akan dilakukan secara bertahap setelah hasil pengujian memastikan jaringan dapat kembali beroperasi dengan aman. Kecepatan pemulihan juga bergantung pada kondisi jaringan perpipaan dan proses penyaluran air ke wilayah pelayanan.
Dengan rampungnya penyambungan pipa dan dimulainya pengujian 24 jam, proses pemulihan kini memasuki tahap penting. Hasil pemantauan tersebut akan menjadi dasar untuk memastikan distribusi air baku dapat kembali berjalan secara optimal dan mendukung pemulihan layanan air bersih bagi pelanggan PTAM Intan Banjar.

















Comments