BANJAR, REPORTASE9.ID – Dengan peralatan sederhana di tangan, warga Desa Rumpiang, Kecamatan Beruntung Baru bersama pemerintah desa turun langsung membersihkan aliran sungai dan ruas jalan desa. Kegiatan yang dilaksanakan sejak pagi tersebut merupakan bagian dari program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang menyasar pemeliharaan lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Suasana gotong royong tampak mewarnai kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (7/7/2026) tersebut. Warga bahu-membahu membersihkan semak, rumput liar, serta bagian lingkungan yang mulai mengganggu kebersihan aliran sungai dan jalan desa.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membuat lingkungan lebih rapi dan nyaman, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam menjaga aset desa yang digunakan sehari-hari.
Pambakal Desa Rumpiang, Juanda, mengatakan PKTD menjadi salah satu langkah pemerintah desa dalam menggerakkan partisipasi masyarakat sekaligus menjaga kondisi lingkungan desa.
“Melalui PKTD ini, kami ingin mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan desa. Sungai dan jalan merupakan fasilitas yang digunakan bersama, sehingga harus dirawat bersama pula,” ujarnya.
Menurut Juanda, keterlibatan warga menjadi kekuatan utama dalam setiap program pembangunan desa. Dengan semangat kebersamaan, berbagai persoalan lingkungan dapat ditangani secara gotong royong.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti pada saat pelaksanaan PKTD saja, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya.
Di tengah kegiatan, warga terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pekerjaan. Bagi mereka, PKTD bukan sekadar pekerjaan sementara, melainkan bentuk kepedulian terhadap kampung halaman sendiri.
Salah seorang warga Desa Rumpiang mengaku senang dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menilai lingkungan yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat.
“Kami merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Selain jalan dan sungai menjadi lebih bersih, warga juga bisa bersama-sama bergotong royong memperbaiki kondisi desa,” ungkapnya.
Terpisah, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Beruntung Baru, Tati Yuliani, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan PKTD di Desa Rumpiang. Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak langsung bagi desa.
“PKTD ini sangat positif karena masyarakat dilibatkan secara langsung dalam kegiatan yang bermanfaat. Selain membantu pemeliharaan lingkungan, program ini juga membuka kesempatan bagi warga untuk mendapatkan penghasilan dari kegiatan yang produktif,” katanya.
Tati Yuliani berharap pelaksanaan PKTD dapat terus dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah desa dan masyarakat untuk mendukung pembangunan di tingkat desa.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat,” ujarnya.
Melalui program PKTD, Desa Rumpiang menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh dari kebersamaan. Sungai yang bersih dan jalan yang terawat menjadi bukti bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat desa dalam membangun wilayahnya. (Sumber : Media Center Banjar)











Comments