Kota BanjarbaruSosial

BPBD Banjarbaru Perkuat Kesiapsiagaan Bencana bagi Disabilitas, Fokus pada Evakuasi Mandiri

0
Peserta penyandang disabilitas mengikuti pelatihan kesiapsiagaan bencana yang digelar BPBD Kota Banjarbaru, dengan penekanan pada praktik evakuasi mandiri (Foto : Azmi/R9)

BANJARBARU, REPORTASE9.ID – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana terus digencarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru dengan menyasar kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan tersebut digelar di Aula Linggangan, Kamis (30/4/2026).

Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi tentang potensi bencana, tetapi juga dibekali keterampilan praktis menghadapi kondisi darurat, termasuk teknik evakuasi mandiri.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru, Zaini, menegaskan bahwa penyandang disabilitas termasuk kelompok dengan tingkat kerentanan tinggi saat terjadi bencana, sehingga membutuhkan metode edukasi yang lebih spesifik.

“Kelompok disabilitas perlu perhatian khusus. Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman mereka terhadap potensi bencana di Banjarbaru, seperti banjir serta kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelatihan difokuskan pada praktik langsung agar peserta memahami langkah penyelamatan diri secara tepat, mulai dari mengenali jalur evakuasi hingga menjaga ketenangan saat situasi darurat.

“Setidaknya mereka mengetahui apa yang harus dilakukan terlebih dahulu untuk menyelamatkan diri sebelum bantuan datang,” tambahnya.

Menariknya, pelatihan kali ini mengusung pendekatan inklusif dengan memprioritaskan partisipasi perempuan penyandang disabilitas. Hal tersebut bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan efektif.

“Kami menyesuaikan kebutuhan peserta. Kali ini difokuskan pada perempuan disabilitas agar penyampaian materi lebih tepat sasaran,” jelas Zaini.

Selain itu, BPBD Banjarbaru juga terus menjalin koordinasi dengan komunitas disabilitas di tingkat lokal guna mempermudah pendataan serta mempercepat respon saat terjadi bencana.

Salah satu peserta, Elisabeth, mengaku pelatihan tersebut memberikan manfaat besar, terutama dalam meningkatkan rasa percaya diri menghadapi situasi darurat.

“Kami jadi lebih paham apa yang harus dilakukan saat bencana, tahu jalur evakuasi, dan bagaimana tetap tenang,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi perhatian khusus yang diberikan kepada perempuan disabilitas selama kegiatan berlangsung.

“Kami merasa lebih diperhatikan. Harapannya koordinasi dengan petugas semakin baik agar penanganan bencana bisa lebih cepat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, BPBD Banjarbaru berharap mampu mendorong terwujudnya masyarakat yang tangguh dan inklusif, sehingga seluruh warga tanpa terkecuali memiliki kesiapan yang setara dalam menghadapi bencana.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like