Kabupaten BanjarPeristiwa

Atap Rumah Terbang Diterjang Puting Beliung, Warga Harapkan Bantuan Rehabilitasi

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – Atap rumah yang terlepas dan terbang akibat terjangan angin puting beliung menyisakan kerusakan bagi warga di Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar. 

Ridwan, warga Desa Sungai Batang Ilir, menjadi salah satu warga yang berharap bantuan untuk memperbaiki rumahnya setelah peristiwa yang terjadi saat hujan lebat pada Senin (26/10/2026) sore sekitar pukul 17.30 Wita.

Ridwan menuturkan, angin kencang datang ketika hujan lebat mengguyur kawasan tempat tinggalnya. Saat kejadian, ia bersama anggota keluarganya berada di dalam rumah.

Terjangan angin tersebut membuat bagian atap rumahnya terlepas dan terbang. Situasi itu membuat keluarganya panik, terlebih cucu-cucunya menangis ketakutan.

Saat kejadian, Ridwan berada di bagian tengah rumah, sedangkan anggota keluarganya yang lain berada di beberapa bagian rumah, termasuk dapur.

Ia berharap, ada bantuan lanjutan dari pemerintah untuk memperbaiki rumahnya yang mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

“Mudah-mudahan ada bantuan, sedikit demi sedikit untuk memperbaiki rumah,” harapnya.

Pengalaman serupa juga diceritakan Nini Maskanah, warga Desa Sungai Rangas Ulu. Ia menyebut, hujan yang awalnya turun ringan kemudian menjadi lebat dan disertai angin kencang pada Senin sore.

Angin tersebut menerjang rumah warga hingga menyebabkan bagian atap terlepas dan terbang. Saat kejadian, Nini berada seorang diri di rumah dan tidak mengetahui ke mana atap rumahnya terbawa angin.

Pasca-kejadian, warga mulai menerima bantuan berupa kebutuhan pokok, terpal, selimut dan lain-lain. Namun, warga juga berharap adanya bantuan lanjutan untuk memperbaiki rumah yang rusak.

Angin puting beliung tersebut berdampak pada empat desa di Kecamatan Martapura Barat, yakni Desa Sungai Rangas Ulu, Panggalaman, Sungai Batang, dan Hambuku. Secara keseluruhan, sekitar 38 rumah warga dan dua bangunan sekolah dasar mengalami kerusakan, dengan jumlah warga terdampak lebih dari 100 jiwa.

Camat Martapura Barat, Ahmad Rabani, menyampaikan pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial terkait penanganan warga terdampak. Bantuan sembako juga telah diserahkan.

Selain itu, tim BPBD direncanakan mengunjungi rumah-rumah yang terdampak untuk melakukan pendataan dan menghitung kerugian. Hasil pendataan tersebut berpotensi ditindaklanjuti dengan bantuan rehabilitasi bagi rumah warga yang mengalami kerusakan.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like