HSS, REPORTASE9.ID – Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar even budaya yang meriah, yakni Lomba Balogo Kapolres HSS Cup 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 yang mengusung tema “80 Tahun Polri Mengabdi Untuk Masyarakat.” Acara ini berlangsung di Aula Gantangan Burung, Komplek Gedung Olahraga & Seni (GOS) Aluh Idut, Kandangan pada Sabtu (27/6/2026).
Acara ini dihadiri dan dibuka oleh Bupati HSS Syafrudin Noor didampingi langsung oleh Kapolres HSS AKBP. Awaluddin Syam. Prosesi pembukaan ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Bupati bersama Kapolres, disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten HSS, perwakilan anggota DPRD, para tamu undangan dan peserta.
Bupati HSS Syafrudin Noor menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres HSS atas inisiatif luar biasa menggelar lomba permainan tradisional ini. Menurutnya, Balogo merupakan bagian dari kekayaan budaya dan kearifan lokal yang wajib dijaga dan dilestarikan di tengah gempuran era modern.
“Terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah datang dan berpartisipasi, khususnya bagi peserta dari luar daerah yang jauh-jauh berkenan hadir ke Bumi Antaludin ini,” ujarnya.
Syafrudin Noor juga menegaskan Kabupaten HSS memiliki komitmen kuat dan kepedulian yang sangat tinggi terhadap kelestarian permainan tradisional. Bupati mengaku sangat bangga melihat antusiasme generasi muda HSS, khususnya anak-anak, yang masih mencintai permainan balogo. Komitmen ini pun terbukti membuahkan hasil nyata di tingkat regional.
“Dalam berbagai ajang lomba balogo yang dilaksanakan di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten HSS lah yang selalu berada di urutan teratas dan sukses menjadi juara,” tambahnya.
Turnamen kali ini terbilang sangat kompetitif, diikuti oleh 38 tim yang datang dari berbagai daerah dan kabupaten di wilayah Banua Enam. Masing-masing tim yang berlaga menerjunkan 2 regu andalannya untuk memperebutkan Trophy bergengsi Kapolres HSS serta total hadiah menarik yang telah disiapkan panitia.
Ada pemandangan unik dan otentik dalam pelaksanaan lomba ini. Untuk menjaga nilai filosofis dan kelestarian budaya, seluruh peserta diwajibkan mengenakan atribut busana khas masyarakat Banjar tempo dulu saat bertanding, yaitu kain sarung yang dililitkan di pinggang serta penutup kepala berupa laung atau peci.
Suasana keakraban makin terasa usai prosesi pembukaan selesai. Sebelum para peserta resmi memulai kompetisi, Bupati HSS, Kapolres, beserta jajaran Forkopimda yang hadir terlihat tidak ingin ketinggalan momentum. Mereka turun langsung ke area lapangan dan tampak sangat asyik mencoba memainkan permainan tradisional balogo tersebut. Gelak tawa dan semangat kebersamaan menyelimuti jalannya eksibisi singkat ini.
Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam even Balogo Kapolres HSS Cup 2026 ini, diharapkan kedekatan kepolisian dengan masyarakat semakin erat, sekaligus menjadi benteng kokoh dalam mempertahankan warisan budaya Banjar agar tidak punah tergerus zaman. (Sumber : Kominfo HSS)















Comments