Kota Banjarbaru

Pemkot Banjarbaru Perkuat Mitigasi Banjir dan Pengelolaan Lingkungan, Camat-Lurah Diminta Aktif Bergerak

0

BANJARBARU, REPORTASE9.ID – Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat koordinasi jajaran kewilayahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mengantisipasi berbagai persoalan di tengah masyarakat. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Camat dan Lurah se-Kota Banjarbaru edisi November 2026 yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Banjarbaru Utara, Rabu (4/11/2026).

Rakor dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni, dan dihadiri seluruh camat serta lurah se-Kota Banjarbaru. Pertemuan kali ini juga menghadirkan Tim Ahli Wali Kota Banjarbaru, Prof. Dr. Husaini, yang merupakan akademisi di bidang lingkungan.

Tiga isu utama menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut, yakni penguatan mitigasi banjir menjelang musim penghujan, kesiapan menghadapi penilaian Adipura, serta penertiban persyaratan administrasi sporadik.

Dalam pembahasan mengenai kebersihan dan penataan lingkungan, Sekda Sirajoni menegaskan bahwa upaya pengelolaan sampah tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian penghargaan Adipura. Lebih dari itu, diperlukan perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat agar kebersihan lingkungan menjadi bagian dari budaya sehari-hari.

Menurutnya, camat dan lurah memiliki posisi strategis karena menjadi ujung tombak pemerintah yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, keterlibatan aktif aparat kewilayahan sangat diperlukan untuk mendorong partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Harapan saya pengelolaan sampah ini bukan hanya sekadar mengejar Adipura, tapi membangun kesadaran masyarakat atas kebersihan lingkungan. Di sinilah peran besar camat dan lurah yang dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tegas Sirajoni.

Selain persoalan kebersihan, kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir juga menjadi perhatian serius. Para camat dan lurah diminta meningkatkan pemantauan terhadap kawasan rawan genangan serta mengoptimalkan langkah pencegahan melalui koordinasi lintas sektor dan menggerakkan kembali semangat gotong royong masyarakat.

Kehadiran Prof. Dr. Husaini dalam rakor tersebut turut memberikan perspektif akademis dan teknis, terutama terkait pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta upaya mengantisipasi dampak perubahan kondisi cuaca di wilayah Banjarbaru.

Sementara itu, terkait administrasi kewilayahan, Sekda juga menekankan pentingnya kecermatan dalam penerapan persyaratan sporadik. Camat dan lurah diharapkan memastikan setiap proses pelayanan berpedoman pada ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Ketertiban administrasi tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat, sekaligus meminimalkan potensi persoalan dalam urusan pertanahan.

Melalui rakor rutin ini, Pemkot Banjarbaru berharap koordinasi antara pemerintah kota dan jajaran kewilayahan semakin solid. Dengan demikian, berbagai persoalan di tingkat masyarakat dapat diantisipasi lebih dini dan ditangani secara terarah, sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan kota yang bersih, tertib, aman, dan nyaman.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like