Kota Banjarbaru

PUPR Banjarbaru Bangun Sumur Bor Senilai Rp392,5 Juta untuk Perkuat Penanganan Karhutla

0

BANJARBARU, REPORTASE9.ID – Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Salah satu langkah yang dilakukan yakni membangun fasilitas sumur bor di Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang.

Pembangunan fasilitas tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru dengan memanfaatkan bantuan Presiden Republik Indonesia. Proyek ini menghabiskan anggaran sebesar Rp392.500.000.

Keberadaan sumur bor tersebut diharapkan menjadi sumber air alternatif yang dapat diandalkan oleh petugas pemadam kebakaran maupun relawan ketika melakukan penanganan Karhutla. Dengan tersedianya pasokan air di lokasi strategis, proses pemadaman di kawasan rawan kebakaran diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Renny Yudiarni, mengatakan pembangunan sumur bor merupakan langkah penting untuk mendukung kesiapan penanganan Karhutla, terutama di kawasan lahan gambut yang membutuhkan perhatian khusus.

Menurutnya, ketersediaan sumber air menjadi salah satu faktor penentu dalam upaya pemadaman kebakaran lahan. Karena itu, fasilitas tersebut diharapkan mampu mengatasi kendala pasokan air yang selama ini berpotensi dihadapi petugas di lapangan.

“Pembangunan sumur bor ini merupakan langkah strategis sekaligus tindak lanjut dari bantuan Presiden RI untuk memperkuat penanganan Karhutla di Kota Banjarbaru. Dengan adanya sumber air yang memadai, petugas pemadam diharapkan lebih mudah memperoleh pasokan air saat terjadi kebakaran lahan,” ungkap Renny pada Selasa (4/11/2026).

Pemkot Banjarbaru berharap keberadaan fasilitas ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi ancaman Karhutla. Selain memperkuat dukungan sarana dan prasarana, koordinasi lintas instansi juga terus didorong agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu.

Melalui langkah tersebut, potensi meluasnya kebakaran serta dampak kerusakan lingkungan akibat Karhutla di wilayah Banjarbaru diharapkan dapat ditekan.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like