BANJARBARU, REPORTASE9.ID – SDN 3 Kemuning Kota Banjarbaru menggelar Festival Bercerita dan Berpuisi dengan mengusung tema “Bercerita dengan Hati, Berpuisi dengan Jiwa, Menginspirasi melalui Literasi”, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menumbuhkan kecintaan terhadap literasi sekaligus mengasah kreativitas, keberanian, dan kemampuan berkomunikasi para peserta didik.
Kepala SDN 3 Kemuning, Titik Prihatin, menjelaskan kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari BOSP Kinerja Terbaik 2026. Dimana kegiatan diawali dengan kegiatan bimtek (Tata Kelola, Literasi-Numerasi, dan Penguatan Digitalisasi Pembelajaran). Setelah bimtek dilakukan pengimbasan kepada seluruh guru dan ditutup dengan kegiatan Festival bercerita dan berpuisi.

Festival ini diikuti 20 peserta dari kelas IV hingga kelas VI. Setelah melalui proses seleksi, enam peserta terbaik terpilih untuk tampil pada babak final. Selain melibatkan peserta didik, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk berpartisipasi melalui lomba membaca puisi.
Menurut Titik, pelibatan guru dalam festival ini menjadi bentuk kebersamaan sekaligus menunjukkan bahwa semangat berkarya dan mengembangkan literasi harus tumbuh di lingkungan sekolah secara menyeluruh.
“Jadi, bukan hanya murid yang harus hebat, tetapi guru juga. Karena itu, kami ingin bersama-sama memeriahkan kegiatan ini,” ujarnya.
Ia berharap melalui festival tersebut dapat tumbuh generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki imajinasi luas, karakter positif, rasa percaya diri, serta kemampuan berkomunikasi dengan baik.
Titik juga mengajak seluruh warga sekolah menjadikan literasi sebagai bagian dari budaya sehari-hari, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Mari jadikan membaca sebagai kebiasaan, menulis sebagai karya, bercerita sebagai ekspresi, dan berpuisi sebagai cara menyuarakan inspirasi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Abdul Basid, mengapresiasi pelaksanaan festival tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pendidikan sangat mendukung berbagai kreativitas dan inovasi yang dikembangkan satuan pendidikan.
Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki nilai pembelajaran yang tidak hanya dirasakan oleh peserta didik, tetapi juga guru dan tenaga kependidikan.
Persiapan hingga pelaksanaan festival, kata dia, menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi para guru, khususnya dalam mengembangkan kemampuan pengorganisasian kegiatan di luar proses belajar mengajar di kelas.
“Dari sisi murid, kegiatan lomba bercerita dan berpuisi juga sangat bagus sebagai bagian dari upaya meningkatkan pendidikan karakter,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan kebijakan Wali Kota Banjarbaru dalam memperkuat pendidikan karakter serta mendukung program nasional Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
Abdul Basid berharap kreativitas guru, dukungan orang tua, serta antusiasme peserta didik dapat terus berkembang sehingga menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih positif, kreatif, dan inspiratif.
Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pendidikan pun mendorong agar kegiatan literasi seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membangun generasi yang berkarakter, percaya diri, dan berprestasi.
kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari BOSP Kinerja Terbaik 2026. Dimana kegiatan diawali dengan kegiatan bimtek (Tata Kelola, Literasi-Numerasi, dan Penguatan Digitalisasi Pembelajaran. Setelah bimtek dilakukan pengimbasan kepada seluruh guru dan ditutup dengan kegiatan Festival bercerita dan berpuisi










Comments