BANJARBARU, REPORTASE9.ID – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kondisi anak-anak yang menjalani perawatan akibat infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru, Kamis (10/9/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Wapres Gibran di Kalimantan Selatan. Dalam kesempatan itu, Wapres melihat langsung kondisi pasien sekaligus memastikan pelayanan dan penanganan medis di RSD Idaman berjalan optimal.
Selain meninjau pasien ISPA, kunjungan Wapres ke Kalimantan Selatan juga berkaitan dengan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Wapres dijadwalkan meninjau sejumlah wilayah terdampak serta memastikan penanganan karhutla dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, dr. Diauddin, mengatakan Wapres Gibran melihat langsung kondisi pasien ISPA yang menjalani perawatan serta meninjau sarana dan prasarana yang tersedia di RSD Idaman Banjarbaru.

“Beliau tadi memuji bahwa di tempat kita memang jauh lebih baik dibandingkan daerah tetangga. Mudah-mudahan, kata beliau, dalam waktu dekat bisa selesai. Atensinya juga meminta agar RSD Idaman Banjarbaru bisa naik kelas, karena memang sudah pantas untuk naik kelas,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSD Idaman Kota Banjarbaru, dr. Dhany Indra Wardhana, mengatakan Wapres Gibran secara langsung meninjau pasien ISPA yang sedang menjalani rawat inap.
Menurutnya, RSD Idaman siap menangani pasien ISPA, didukung tim medis yang bekerja maksimal serta ketersediaan obat-obatan, cairan infus, hingga tabung oksigen yang dalam kondisi aman.
“Secara penanganan, RSD Idaman Kota Banjarbaru bisa menangani dengan baik dan tim dokter kami bekerja maksimal. Kemudian untuk ketersediaan cairan infus, obat-obatan, dan tabung oksigen juga aman,” jelasnya.
Ia menambahkan, Wapres Gibran memberikan perhatian khusus terhadap pasien anak yang terdampak ISPA. Hal tersebut lantaran sebagian besar pasien yang dirawat berada pada rentang usia 1 hingga 4 tahun.
“Tadi beliau berkomentar bahwa yang terpenting adalah pihak rumah sakit bisa melakukan penanganan dengan sebaik-baiknya. Karena yang terdampak kasus ISPA ini kebanyakan anak-anak rentang umur 1 sampai 4 tahun. Jadi atensinya kepada kami agar lebih memperhatikan hal itu dalam penanganan,” ungkapnya.
Saat ini, lanjut Dhany, terdapat lima pasien ISPA yang sedang mendapatkan penanganan di RSD Idaman Kota Banjarbaru. Dari jumlah tersebut, empat pasien sempat dijenguk secara langsung oleh Wapres Gibran saat kunjungan berlangsung.
“Untuk pasien ISPA yang ditangani di RSD Idaman Kota Banjarbaru saat ini sebanyak lima orang dan empat orang sempat dijenguk langsung oleh Bapak Wapres Gibran,” pungkasnya.

















Comments