DaerahSosial

Peduli Korban Kabut Asap, Istri Gus Muhaimin Salurkan Bantuan dan Tinjau Posko Kesehatan

0
Momen Ibu Rustini Murtadho Muhaimin saat membagikan bantuan bagi masyarakat (Foto : Azmi/R9)

BANJARBARU, REPORTASE9.ID – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditunjukkan istri Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rustini Murtadho Muhaimin.

Bersama kader dan kaum ibu PKB, ia turun langsung menyalurkan bantuan sekaligus meninjau layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga terdampak kabut asap di RT 1, Kelurahan Pengayuan, Kota Banjarbaru, Sabtu (24/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk empati PKB terhadap masyarakat yang aktivitas sehari-harinya terganggu akibat kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.

Rustini mengatakan, kehadiran mereka tidak sekadar untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga melihat secara langsung kondisi warga serta memastikan masyarakat mendapatkan perhatian di tengah situasi sulit akibat karhutla.

“Kami hadir bersama ibu-ibu dan teman-teman dari PKB untuk melihat langsung keadaan masyarakat yang terdampak asap karhutla. Ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kami kepada warga,” ujarnya.

Menurut Rustini, semangat gotong royong menjadi modal penting dalam menghadapi bencana. Meski bantuan yang diberikan belum mampu menjawab seluruh kebutuhan masyarakat, ia berharap kehadiran mereka dapat memberikan dukungan moral sekaligus menumbuhkan semangat warga untuk bangkit.

“Bantuan kami mungkin tidak banyak dan tidak bisa menyelesaikan semua kesulitan yang dihadapi masyarakat. Namun, melalui kehadiran dan kepedulian ini, kami berharap bisa memberikan kekuatan agar warga tetap semangat menghadapi kondisi ini,” katanya.

Rustini juga berharap penanganan karhutla dilakukan secara serius dan berkelanjutan oleh seluruh pihak, baik pemerintah dan pihak terkait, serta masyarakat, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang pada musim kemarau mendatang.

Ia menilai, dampak kabut asap tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan kelompok rentan, terutama bayi dan ibu hamil.

Karena itu, keberadaan posko kesehatan dan layanan pemeriksaan gratis dinilai penting untuk membantu warga memperoleh pelayanan kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

“Kami mendengar langsung keluhan warga yang aktivitasnya terganggu akibat kabut asap. Kondisi ini tentu menjadi keprihatinan bersama, terlebih bagi bayi, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan perhatian dan berada dalam kondisi sehat,” tuturnya.

Rustini mengaku merasakan langsung kondisi udara yang terdampak asap saat tiba di Kalimantan Selatan. Bau menyengat menyerupai asap pembakaran yang tercium sejak turun dari pesawat membuatnya membayangkan beratnya kondisi yang harus dihadapi warga selama berhari-hari.

“Saat turun dari pesawat, kami sudah merasakan bau asap yang sangat menyengat dan tidak nyaman. Saya membayangkan bagaimana masyarakat yang harus menghirup udara seperti ini selama berhari-hari, bahkan lebih lama,” ungkapnya.

Ia berharap penanganan karhutla dapat semakin diperkuat agar masyarakat tidak terus-menerus menghadapi ancaman kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan dan kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Rustini mengapresiasi langkah kader PKB Kalimantan Selatan yang telah mengambil bagian dalam membantu masyarakat melalui penyaluran bantuan dan pembukaan posko kesehatan.

Menurutnya, gerakan kemanusiaan tersebut perlu diperluas ke daerah lain yang mengalami bencana. Ia menyebut kader PKB di Kalimantan Barat sebelumnya juga telah melakukan kegiatan serupa, mulai dari pembagian air bersih hingga penyediaan layanan kesehatan.

Rustini berharap kader PKB di berbagai daerah dapat bergerak cepat merespons kesulitan masyarakat dan hadir memberikan bantuan sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Ketua RT 1 Pengayuan, Salasiah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PKB atas bantuan serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diberikan kepada warganya.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, khususnya di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla yang masih mengganggu kenyamanan dan aktivitas warga.

“Terima kasih banyak kepada PKB. Bantuan ini sangat membantu masyarakat kami, terlebih pelayanan kesehatan yang sangat penting dalam situasi kabut asap yang masih belum mereda,” ujarnya.

Ia berharap perhatian dan dukungan terhadap masyarakat terdampak karhutla dapat terus berlanjut, sehingga kebutuhan warga, terutama dalam menjaga kesehatan, dapat terpenuhi selama kondisi kabut asap masih berlangsung.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Daerah