BANJARBARU, REPORTASE9.ID – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, meresmikan kantor DPW PKB Kalimantan Selatan di Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Sabtu (24/10/2026).
Peresmian tersebut tidak sekadar menandai hadirnya gedung baru bagi organisasi partai. Gus Muhaimin menegaskan, kantor PKB harus menjadi pusat pelayanan masyarakat dan ruang pengabdian yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.
Ia mengingatkan seluruh jajaran PKB agar tidak menjadikan kantor partai hanya sebagai tempat menjalankan aktivitas organisasi, melainkan sebagai ruang untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan.

“Saya minta kepada seluruh jajaran, kantor ini nggak ada gunanya kalau tidak digunakan untuk menanggung beban masyarakat. Jadi, saya harap kantor ini menjadi pusat pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, menjadi sarana gotong royong untuk mengurangi beban masyarakat,” tegas Gus Muhaimin.
Menurutnya, keberadaan kantor partai harus mampu membuka ruang komunikasi dengan masyarakat, menampung berbagai persoalan, serta mendorong tumbuhnya semangat gotong royong dalam mencari solusi.
DPP PKB, lanjut Gus Muhaimin, akan terus memberikan dukungan kepada jajaran daerah selama kegiatan yang dijalankan berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat.
“DPP PKB akan terus backup selama untuk pengabdian. Selamat kantor baru PKB Kalsel,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Muhaimin juga memberikan perhatian terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada masyarakat di Kalimantan Selatan dan sejumlah wilayah lainnya.
Ia mengapresiasi jajaran DPW PKB Kalsel bersama para relawan yang turut bergerak memberikan bantuan kepada warga terdampak. Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika warga menghadapi situasi darurat.
“Kita terus bergerak, mari kita terus membantu, terus kirim air bersih, masker, obat-obatan, terus kirim logistik untuk bantuan teman-teman, saudara-saudara kita yang ada di seluruh Kalimantan dan berbagai tempat yang masih kebakaran,” kata Gus Muhaimin.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan dampak karhutla, Gus Muhaimin yang didampingi Ketua DPW PKB Kalimantan Selatan Cucun Ahmad Syamsurijal menyerahkan bantuan kepada relawan pemadam karhutla dari sejumlah wilayah di Kalsel serta masyarakat terdampak.
Bantuan yang disalurkan meliputi uang tunai, paket sembako, dan air bersih dalam jumlah besar. Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus menunjang aktivitas para relawan di lapangan.
Selain bantuan logistik, PKB Kalsel juga mendirikan posko kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak kabut asap.
Gus Muhaimin mengapresiasi keberadaan posko tersebut, terutama karena dapat menjadi akses pelayanan kesehatan bagi warga yang mengalami keluhan akibat paparan asap dan penurunan kualitas udara.
Ia menilai penanganan dampak karhutla tidak cukup hanya melalui penyaluran bantuan kebutuhan pokok. Pelayanan kesehatan dan pendampingan kepada masyarakat juga perlu dilakukan agar warga memperoleh dukungan yang dibutuhkan selama masa bencana.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Kalimantan Selatan Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, peresmian kantor baru menjadi momentum untuk memperkuat semangat dan konsolidasi kader PKB di Banua.
Ia menegaskan, pembangunan kantor tersebut bukan semata-mata menghadirkan gedung fisik, tetapi juga membangun semangat kader agar semakin mandiri, solid, dan mampu bekerja bersama masyarakat.
“Kami bangga sekali pada hari ini didatangi Ketua Umum untuk memulai rangkaian perjuangan di kantor baru ini, yaitu gedung kantor PKB Kalimantan Selatan yang terletak di Kota Banjarbaru, ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Cucun menjelaskan, semangat yang ingin dibangun melalui keberadaan kantor baru tersebut terangkum dalam tekad untuk bangkit mandiri, bergerak, dan bekerja nyata bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
Bangkit mandiri, menurutnya, berarti memperkuat organisasi secara menyeluruh, membangun struktur yang solid dan disiplin, serta meningkatkan kemampuan kader dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab politik.
Sementara itu, semangat bergerak diwujudkan melalui keterlibatan aktif kader di tengah masyarakat, baik melalui pelayanan, advokasi, komunikasi publik, maupun kerja-kerja sosial yang berkelanjutan.
Ia menekankan, pembangunan kantor baru harus berjalan seiring dengan peningkatan aktivitas pengabdian. Kehadiran PKB, kata dia, perlu diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk melalui peran kader di lembaga legislatif dan kegiatan langsung di lapangan.
Cucun menyebutkan, masyarakat Kalimantan Selatan saat ini menghadapi tantangan berupa dampak kabut asap akibat karhutla dan kekeringan yang menyebabkan sejumlah sumur warga mengalami kekurangan air.

Karena itu, rangkaian peresmian kantor DPW PKB Kalsel juga diisi dengan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang menghadapi kondisi tersebut.
Ia menyampaikan, pihaknya menyiapkan penyaluran air bersih untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan di Kota Banjarbaru. Selain itu, pembagian masker direncanakan menjangkau masyarakat di kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan.
PKB Kalsel juga mendorong pelaksanaan pengobatan gratis melalui kader-kader di berbagai wilayah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan di tengah dampak karhutla.
Menurut Cucun, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan organisasi yang tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan mendesak.
Melalui peresmian kantor baru ini, DPW PKB Kalimantan Selatan berharap penguatan organisasi dapat berjalan beriringan dengan peningkatan pelayanan sosial. Dengan demikian, kantor tersebut tidak hanya menjadi pusat koordinasi kader, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan bantuan, menyampaikan aspirasi, dan membangun kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan di Banua.










Comments